365 Score Network_Baccarat Dragon_Gaming Network

  • 时间:
  • 浏览:0

JBBaccarat OnlineaccaraBaccarat Onlinet OnlineiBaccarat Onlineka Baccarat Onlinepasanganmu saat ini sering mengomentari pengeluaranmu atau menyuruhmu rajin-rajin menabung, kamu tak perlu kesal menanggapinya. Bukan berarti berusaha menguasai atau mengatur kehidupanmu, sikapnya hanyalah sekedar mengingatkanmu agar tak hidup boros dan tak memperhitungkan soal keuangan.

Daripada ayah, ibulah yang biasanya menghabiskan waktu lebih lama dengan anak-anak di rumah. Ibu pun dituntut untuk bisa sabar menanggapi segala ocehan polos anak-anak.

Soal keuangan adalah salah satu yang juga jadi tanggung jawab ibu di rumah. Bagaimana ibu bisa menggunakan uang belanja dengan bijaksana? Menyelesaikan pembayaran listrik, telepon, mengatur uang jajan anak-anak, dan berbagai kebutuhan lainnya. Ibu juga tak bisa bersikap impulsif; melihat sofa cantik di toko lalu buru-buru ingin membeli. Setiap pengeluaran harus masak-masak diperhitungkan, bahkan didiskusikan dengan suami.

Sifat loyal adalah penanda bahwa kelak dia akan jadi istri dan ibu yang baik. Dia yang selama ini selalu memberimu semangat meski jatuh bangun proses mengerjakan skripsi tengah kamu alami. Dia pula yang tak pernah perhitungan jika harus membayarimu makan lantaran uang jajanmu habis untuk keperluan perkuliahan. Sikap loyal yang sudah teruji semenjak pacaran akan meyakinkanmu, memilihnya sebagai pendamping hidup adalah keputusan yang tepat.

Pasanganmu saat ini bisa jadi calon ibu yang baik jika dia tak abai pada kebutuhanmu. Dia yang sering mengingatkanmu untuk tak terlambat makan, tak lupa membawa bekal minum ke kantor, atau sekadar menanyakan apakah baju-baju kerjamu sudah dicuci dan disetrika dengan rapi. Tanpa perlu kamu minta, dia bisa tahu dan baik-baik memperhatikan segala kebutuhanmu.

Ibu yang baik haruslah punya sikap yang tanggap dan peka. Dia tahu apa yang dibutuhkan anak-anaknya. Saat ada tambahan pelajaran di sekolah, ibu akan menyiapkan bekal makan, botol minum ekstra, dan tambahan uang jajan. Ketika anak-anak pulang sekolah, ibu akan memeriksa isi tas dan buku-buku catatan. Apakah anak-anaknya punya PR yang harus segera dikerjakan, ataukah besok akan ada ulangan?

Nah, sebelum buru-buru memutuskan, sebaiknya simak dulu yuk tanda-tanda pasangan yang bisa jadi ibu yang baik berikut ini!

Tanggung jawab sebagai orang tua selayaknya diemban bersama, antara ayah dan ibu. Kebanyakan ibu rumah tangga memang tinggal di rumah, tapi bukan berarti segala urusan rumah tangga hanya dibebankan pada mereka. Ayah dan ibu sebaiknya bisa bekerja sama untuk mewujudkan keluarga yang harmonis demi anak-anaknya.

Menjadi orangtua dan mengurus anak-anak itu bukan soal mudah. Menghadapi polah tingkah anak-anak yang aktif dan mood mereka yang mudah berubah bisa jadi membuatmu kesal. Namun, ibu yang baik selayaknya bisa mengendalikan diri dan tak boleh mudah terbawa emosi.

Akan banyak hal yang mungkin harus dikorbankan setelah punya anak dan menjadi orangtua, baik itu waktu maupun tenaga. Seorang ibu harus rela meninggalkan tugas-tugas kantor saat anak-anak membutuhkannya. Masih harus bersih-bersih rumah dan memasak meskipun sudah kelelahan sepulang bekerja kantoran.

Ibu yang baik juga akan memperhatikan soal kesehatan dan kebersihan anak-anaknya. Memastikan anak makan 3 kali sehari, rajin menggosok gigi, serta menjaga kerapian dan kebersihan kamar mereka sendiri.

Yup, ibu yang baik tak hanya sabar menjadi pendengar, mereka pun biasanya pandai memberikan saran. Maka, amatilah perilaku pasanganmu saat ini. Apakah dia tergolong pendengar yang baik? Sudahkah dia bersabar mendengarkan masalah-masalahmu dan berusaha memberikan solusi?

Bahkan, setelah usia anak-anak menginjak remaja, mereka pun seringkali menjadikan ibu sebagai tempat curahan hati. Cerita tentang teman sekelas yang nakal, ujian Matematika yang sulit dikerjakan, hingga perkara minimnya uang jajan yang mereka keluhkan.

Apakah pasanganmu tergolong pribadi yang bisa mengendalikan emosinya, atau justru masih sering bersikap labil? Perselisihan dengan pasangan sepatutnya bisa ditanggapi dengan dewasa. Perbedaan pendapat pun bisa dibicarakan dengan kepala dingin. Dia yang selama menjalin hubungan denganmu bisa melakukan hal itu, jangan lagi ragu untuk menjadikannya sebagai pendampingmu.

Sebuah hubungan atau ikatan yang serius tak hanya akan melibatkan kamu dan pasanganmu saja. Saat menikah misalnya — ini jadi momen dimana kamu dan pasanganmu akan menyatukan dua keluarga besar. Setelah kalian dianugerahi buah hati, kamu dan pasanganmu pun harus bisa mengenalkan anak-anakmu pada kakek-nenek dan keluarga besarnya pula.

Setelah membaca tanda-tanda di atas, sudahkah kamu yakin bahwa dia yang mendampingimu saat ini kelak akan jadi ibu yang baik bagi anak-anakmu?