Football betting network_Baccarat Trial_Online gambling games_Indonesia online casino_Bookmaker Collection

  • 时间:
  • 浏览:0

DilOnline casinoansir dari laOnline casinoman resmi Lapan, gerhana Online casinobulan total 2021 ini sangat istimewa karena beriringan dengan perigee atau posisi ketika bulan berada di jarak terdekatnya dengan bumi. Oleh karena itu, gerhana bulan total kali ini juga dapat disebut sebagai bulan merah super atau super blood moon karena lebar sudutnya lebih lebar 13,77 persen dibanding ketika bulan berada pada titik terjauhnya dari bumi (apoge).

Super blood moon 2021 nggak hanya bisa disaksikan di Indonesia saja lo. Segara global, fenomena langka ini bisa disaksikan di wilayah Asia Timur, Asia Tenggara Australia, Selandia Baru, Oseania, sebagian besar benua Amerika kecuali Kanada bagian Timur, Kepulauan Virgin sampai dengan Trinidad-Tobago, Brasil bagian timur, Guyana, Suriname, dan Guyana Perancis.

Pihak BMKG juga menghimbau masyarakat yang berada di pesisir pantai untuk mewaspadai naiknya air laut sebagai salah satu akibat terjadinya gerhana bulan. Supaya lebih aman dan jelas, kamu bisa menyaksikan fenomena langka ini melalui siaran live dari BMKG di berbagai wilayah melalui link berikut: https://www.bmkg.go.id/gbt/

Gerhana bulan total yang beriringan dengan Hari Raya Waisak sudah beberapa kali terjadi dalam seabad terakhir, yakni pada 24 Mei 1990, 14 Mei 1938, 14 Mei 1957, 25 Mei 1975, dan 16 Mei 2003. Lapan menyebutkan, fenomena serupa akan kembali terjadi pada 26 Mei 2040, 7 Mei 2050, 6 Mei 2069, 17 Mei 2087, dan 29 Mei 2106. Sedangkan fenomena super blood moon yang beriringan dengan Hari Raya Waisak pernah terjadi sebanyak empat kali pada abad ke-19, yakni pada 10 Mei 1808, 21 Mei 1826, 1 Juni 1844, dan 21 Mei 1845.

Nah, itulah informasi lengkapa mengenai gerhana bulan total atau super blood moon yang bisa kamu saksikan. Jangan lupa catat fase-fasenya berdasarkan wilayahmu ya!

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) beberapa waktu yang lalu mengumumkan bahwa akan terjadi gerhana bulan total tepat di Indonesia pada hari ini, Rabu 26 Mei 2021. Fenomena langka ini terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada pada posisi yang sejajar. Gerhana bulan total bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia berdasarkan beberapa fase. Berikut informasi mengenai gerhana bulan total di Indonesia.

Fenomena astronomi sering kali menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi penduduk bumi. Fenomena ini bisa dikategorikan sebagai fenomena langka karena biasanya hanya terjadi puluhan atau ratusan tahun sekali. Selain itu, biasanya fenomena astronomi menyuguhkan pemandangan yang unik dan memukau mata. Salah satunya adalah gerhana bulan, di mana sinar matahari terhalangi oleh bumi, sehingga nggak semua sinarnya sampai ke bulan.

Lapan mengatakan, fenomena tersebut akan berulang setiap 195 tahun sekali dan akan kembali terjadi pada 10 Mei 2199, 21 Mei 2217, dan 16 Mei 2394.

Dilansir dari Kompas, Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Dan Antariksa Lapan, Emanuel Sungging Mumpungi mengatakan bahwa gerhana bulan total pada dasarnya seperti bulan purnama sehingga aman dan sangat bisa dilihat tanpa membutuhkan alat. Akan tetapi, karena posisinya sejajar dengan matahari dan bumi, cahaya bulan akan terhalangi bayangan. Jika ingin melihat gerhana dengan lebih jelas, gerhana ini bisa disaksikan menggunakan teleskop binokuler atau kekeran.

Dilansir dari laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak gerhana bulan total terjadi saat bulan tepat berada di umbra bumi yakni pada pukul 18.18 WIB, 19.18 WITA dan 20.18 WIT. Adapun fase-fase gerhana total yang terjadi sebagai berikut: