Indonesia Super Quiz_Formal betting platform_Betting app

  • 时间:
  • 浏览:0

BerdBaccarat Skills PlayaBaccarat Skills PlayBaccarat Skills PlayBaccarat Skills Playndan sendBaccarat Skills Playiri, Nani nggak kemudian merasa malu. Justru karena kesederhanaannya tersebut, ia dipuji karena kecantikannya tetap terpancar meski usianya kini sudah lanjut, nggak berlebihan pula. Ya, Nani men-treatment dirinya dengan baik sesuai usianya.

Nah, buatmu yang belum juga mendapatkan jodoh atau beberapa kali gagal membina hubungan, ingatlah satu hal bahwa mungkin dia bukan jodohmu di waktu muda, siapa tahu justru di masa tualah kamu bisa menghabiskan sisa waktu bersamanya, orang yang selama ini kamu impikan, eaaaa. Selamat berbahagia Nani Wijaya dan Ajip Rosidi!

Nani dan Ajip sama sekali nggak pernah menyangka bahwa pernikahan mereka menjadi begitu meriah hingga diarak berjalan ke Keraton Kasepuhan Cirebon. Nggak hanya itu, Sang Sultan dan istrinya juga dengan senang hati menyambut pasangan pengantin baru ini dan menyediakan diri untuk berfoto bersama.

Dalam usianya yang tak lagi muda, Nani dan Ajip nggak ragu untuk melangkah ke kehidupan baru. Bagi keduanya, pernikahan yang dijalani bukan semata urusan dunia, melainkan sebagai bentuk ibadah pada Sang Pencipta. Tujuan pernikahan di usia senja bukan lagi untuk mendapatkan momongan, melainkan saling mengisi dan menemani sisa kehidupan.

Sama-sama saling kenal sejak lama, Nani dan Ajip memutuskan untuk menikah dengan tujuan ingin beribadah dan berkomitmen untuk saling mendampingi di masa tuanya. Meski sempat galau, Nani akhirnya menerima ajakan Ajip untuk menjalin kehidupan rumah tangga bersama. Nah, kalau nikah muda belum menjadi takdirmu, barangkali pernikahan Nani dan Ajip ini bisa jadi penyemangatmu. Yuk, simak bagaimana kesederhanaan kakek-nenek seniman ini menjalani prosesi pernikahannya!

Nani Wijaya nggak menyangka, jika pernikahannya dengan Ajip Rosidi menyedot perhatian masyarakat Cirebon. Ia sempat kaget dengan antusiasme warga yang begitu besar. Hal ini Nani anggap sebagai anugerah yang harus ia dan Ajip syukuri. Artinya, banyak orang yang mendoakan kebahagiaan mereka.

Tampak di sana adalah Nani, Ajip, bersama segenap keluarga dan sahabat tengah mempersiapkan diri untuk berangkat menuju Masjid Agung Kasepuhan, lokasi yang dipilih untuk melangsungkan akad nikah. Memang sih Nani dan Ajip terlihat riweuh dan tegang, maklum ini ‘kan momen penting~

Setelah memasuki masjid, Nani sempat terpisah beberapa saat dengan Ajip di tengah para warga setempat yang berdesakan. Karena saking paniknya, Nani sempat berpikir jika calon suaminya tersebut dibawa kabur orang lain. Untungnya, Conny Sutedja, sahabat Nani yang setia mendampinginya berhasil menenangkannya dan mengatakan bahwa Ajip telah ‘diselamatkan’ ke dalam masjid. Duh, ada-ada saja~

Ajip mengucap qabul di hadapan penghulu, wali, dan para saksi. Sedang Sultan Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadinigrat, hadir sebagai saksi. Saat prosesi ijab kabul berlangsung, Nani berada di ruangan terpisah di masjid tersebut.

Setelah melangsungkan akad dan hadir dalam press conference singkat yang digelar media, Nani Wijaya dan Ajip Rosidi langsung diarak sambil berjalan diiringi marawis menuju Bangsal Pagelaran Keraton Kasepuhan Cirebon. Di sana, mereka mengadakan acara makan bersama keluarga serta kerabat dekatnya. Keduanya berfoto di depan pelaminan sederhananya untuk berbagi kebahagiaan.

Saat ditanya media, apa alasan Ajip menggunakan  emas seberat 50 gram, pria berusia 79 tahun ini mengaku hanya menjalankan kewajiban saja. “Mahar itu kan kewajiban, sebetulnya bisa ngutang, tadinya saya mau ngutang aja sama dia ha ha ha tapi dibayar tunai,” kata Ajip Rosidi saat diwawancarai oleh Tribun.

Pastinya kamu sudah nggak asing lagi dengan aktris senior Nani Wijaya. Nenek cantik bertalenta satu ini akhirnya resmi menikah dengan sastrawan kenamaan Ajip Rosidi pada hari Minggu lalu. Pernikahan yang dilangsungkan di tempat kelahirannya tersebut berhasil menyedot perhatian warga setempat. Bukan karena kemewahannya, usia Nani dan Ajip yang terbilang sudah senja menjadi salah satu pemicu fenomenalnya momen sakral keduanya.