bet365 alternate URL_online roulette_Indonesia online casino site

  • 时间:
  • 浏览:0

OkOnlOnline casinoine casinoe, maksuOnline casinod saya “bukan foOnline casinolloOnline casinower yang baik” bukan tipe follower media sosial yang suka minta follback, terus kalau udah follback kita di-unfollow.

Kedua, arogan, misalnya komplain ketika hanya mendapat gaji 8 juta saat mendaftar kerja. Eh kok familiar ya?

Pertama, tak semua hal harus dimenangkan (kembali ke poin satu).

Pun Aries tak kenal kata ‘cukup’. Padahal keserakahan semacam ini adalah sumber dari kapitalisme, pengrusakan lingkungan, korupsi, dan sederet masalah sosial lainnya. Mungkin kata yang paling cocok mewakili perasaan mereka yang mengikuti jejak perilaku Taurus adalah “melelahkan”. Capek kita tuh. Bersama Aries, hidup seperti tong setan, harus kebut-kebutan terus.

Dari poin-poin di atas sebenarnya sudah cukup menyembul satu benang merah bahwa Aries punya masalah dengan ego.

Sekali lagi, Aries adalah zodiak pertama dan tetua dari zodiak lain. Selain itu, simbol Aries bukan sheep atau sembarang domba, melainkan ram atau domba jantan. Ia adalah pemimpin gembala.

Bahkan, sebagian percaya Aries selalu memegang hasrat menjadi penguasa. Mereka punya potensi melakukan kudeta atau cara-cara serius untuk mengincar kekuasaan. Alamak, Ken Arok syndrome sepertinya. Hai para bos sedunia, coba tandai dengan tinta merah para pegawaimu yang berzodiak Aries! Hati-hati Supersemar!

Ambisi yang terlalu melangit bisa mengesampingkan banyak hal, mulai dari kebijaksanaan, persahabatan, keluarga, bahkan logika. Ingatlah bahwa ambisi yang tak terkendali adalah motif utama kisah-kisah penjahat besar: Voldemort, Loki, Hitler, Kertarajasa (ingat?), beberapa politikus (tak mau menyebut), dan para Aries (wkwkwk).

Celakanya, ini membuat Aries mudah dihasut. Terkait dengan simbol Aries, mungkin ada alasan kenapa kita punya istilah “adu domba”.

Ketiga, dominan. Selain gila kekuasaan dalam karier, Aries juga punya kecenderungan ingin mendominasi relasi asmaranya. Maka dari itu pilihan jodohnya lebih terbatas karena mereka akan kesulitan jika harus menjalin hubungan dengan karakter yang sama dominannya dan tak mau mengalah (Leo, Scorpio, Virgo, Capricorn???). Bukan berarti nggak bisa sih… tapi ya sedia meja panco deh.

Merujuk pada penelitian dari psikolog bernama Bertram Forer, salah satu alasan kebanyakan orang percaya zodiak adalah karena kita cenderung mempercayai hasil-hasil ramalan yang bernada positif. Namanya manusia memang selalu senang mendengar hal-hal positif tentang dirinya ketimbang yang bernada negatif. Itulah kenapa kebanyakan ramalan atau ulasan zodiak mengobral pernyataan-pernyataan yang akan membuat pembacanya merasa unik dan punya banyak kelebihan.

Aries adalah zodiak yang paling berisik. Bukan karena suara mereka seperti kipas laptop yang rusak, tapi mereka adalah zodiak yang agresif dan suka menjadi biang konflik. Naluri berkompetisi membuat Aries cenderung malas mengalah dan suka cari gara-gara.

Aries (21 Maret – 19 April) adalah zodiak pertama di dunia. Kendati senior, mereka harus sabar menanti dan menjadi urutan kedelapan di seri #GanyangZodiakmu. Itu adalah kenyataan pertama yang harus diterimanya di artikel ini. Dan masih banyak lainnya yang bisa bikin egonya menahan sengit:

Setiap menemukan lingkungan baru, lumrahnya seseorang akan mencari teman dulu. (Khusus Gemini mungkin akan mencari ‘mangsa lawan jenis’). Namun, yang dilakukan Aries justru diam-diam mencari “musuh”. Ia butuh seseorang yang bisa dikalahkan untuk hidup.

Aries melihat hidup sebagai kompetisi. Bagi mereka, hampir tiap-tiap segi kehidupan yang melibatkan orang lain adalah peperangan yang harus dimenangkan. Mereka menaruh ambisi-ambisi untuk menjadi yang terbaik di hal-hal itu.

Masalahnya, kita harus adil sejak dalam pikiran. Dalam rangka campaign #kononkatanya, Hipwee ingin menguji kecil-kecilan teori Forer di atas dengan membuat seri #GanyangZodiakmu. Saya akan menjelma orang paling jujur dengan lidah paling pedas sedunia, mengungkap sisi negatif dari tiap-tiap zodiak. Kita lihat seberapa batinmu tahan mendengarnya. Sebagian dari kamu mungkin akan muak dan tidak lagi percaya zodiak, ya ndak apa-apa. Untuk yang tetap percaya, mudah-mudahan bisa jadi bahan introspeksi diri.

Akan tetapi, setiap pemimpin akan lebih siap jika sebelumnya mengecap pengalaman sebagai seseorang yang dipimpin dalam lingkungan yang sama. Mereka perlu membekali diri dengan cara pandang dan pengalaman terkait. Masalahnya, Aries tak bisa melewati fase penting itu. Nalurinya mengarahkan pada sikap sulit diatur jika tak menjadi pemimpin.

Kedua, tak semua Aries jagoan. Suka berkelahi tak berarti mereka kuat, kadang mereka hanya lebih siap terluka ~

Dengan kata lain, Aries punya kebiasaan meninggalkan proyek-proyek yang tengah berjalan. Baik ketika berjalan lancar maupun masih tertatih-tatih. Padahal beberapa proyek dan upaya memang membutuhkan waktu untuk berbuah. Ini membuat Aries kurang cocok bekerja di proyek jangka panjang, eh termasuk hubungan asmara nggak nih?

Pertama, egois. Mereka perlu diingatkan bahwa semesta tak selalu tentang Aries. Ada 11 zodiak lain dan jutaan manusia bernapas dan berkaki dua lain yang juga punya kepentingan dan ambisi.

Eits, bisa jadi sepuluh kilometer jika yang kamu temukan adalah seorang “perempuan Aries sedang PMS yang habis dibilang ‘gendut’ sama pacarnya yang ketahuan hobi godain Anya Geraldine di IG”

Follower yang dimaksud artinya “pengikut”, dalam konteks apapun.

Jika kekuatan cincin Thanos bisa memilih menghilangkan mahkluk-mahkluk berdasarkan zodiak, mungkin ia akan memusnahkan seluruh Aries. Demi terciptanya perdamaian di galaksi.

Sungguh mental yang tangguh jika memang Aries tengah ikut lomba, namun beberapa hal tak perlu podium. Sesuatu yang bukan menang-kalah, atau katakanlah bisa dimenangkan bersama. Misalnya, berumah tangga dan parenting. Tentu tak perlu wasit atau piagam, melainkan keharmonisan dan saling melengkapi. Pun jika ada menang-kalah, tentu mertua selalu jadi pemenang ~

Itu kenapa Aries disebut sebagai zodiak dengan jiwa kepemimpinan kuat–bersama Leo. Mereka punya mental dan komitmen yang ulet sebagai pemimpin.

Mendukung sifat provokatifnya, Aries punya masalah dengan pengelolaan amarah. Di hari-hari buruknya, mereka akan mudah sekali naik pitam. Ketika itu terjadi, sifat-sifat mereka sebelumnya yang suka mengambil kesimpulan terlalu cepat dan meledak-ledak kian tak terkontrol. Aries akan sulit mendengar penjelasan atau pembelaan. Mending jaga jarak aman satu kilometer.

Apalagi ambisi Aries kadang sampai ke hal-hal yang tidak berfaedah, misal banyak-banyakan koleksi mantan, menjadi yang pertama ngetwit ketika ada gempa, adu lari dari tanggung jawab, dan sebagainya.

Padahal, ada dua fakta:

Kalau nggak mau pakai “kalah” ya main boneka barbie aja teroooos~

Sebagai follower atau followed, Aries konon katanya punya satu ciri buruk saat bekerja. Sifat ambisius mereka membuat Aries tidak sabaran. Ia ingin berkebut memanjat naik secepat mungkin tiap ada peluang, dari satu batu loncatan ke batu loncatan lainnya. meski ada yang belum benar-benar lunas.